
Tanah Karo. Sabtu 25/01/2024. Kapten Inf Jonson E. Sembiring selaku Danramil 01/Barusjahe jajaran Kodim 0205/Tanah Karo perintahakan dan arahkan para Babinsanya supaya tetap melaksanakan Patroli Wilayah Binaan untuk menjaga kondusifnya wilayah binaan dan Komsos (Komunikasi Sosial) untuk menjaga jalainan silaturahmi, juga sambil monitoring mengecek harga dan ketersediaan bahan pangan terumata unsur Sembako (Sembilan Bahan Pokok), kebutuhan warga.

Dalam melaksanakan kegiatan dilapangan Para Babinsa Koramil 01/Barusjahe mengedepankan cara Komunikasi Sosial bersilkaturajmi secara humanis seperti contohnya menyapa warga, juga kegiatan ini sesuai perintah dari Komando Atas serta untuk membantu kesulitan warga dalam pemenuhan kebutuhan bahan poangan terutama unsur Sembako, sedangkan Patroli Wilayah Binaan untuk memonitor kondusifnya wilayah maupun untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, tujuannya untuk mensukseskan Pembinaan Teritorial TNI AD dalam mempersiapkan wilayah pertahanan yang Tangguh.

Pada hari ini (12/11) kegiatan tersebut juga dilaksanakana oleh Koptu Junaidi sebagai Babinsa Koramil 01/Barusjahe sesuai perintah dan dan arahan Danramil melaksanakan Patroli Wilayah Binaan, Komsos bersilaturahmi, dan mengecek secara langsung harga serta ketersediaan Sayur mayur, buah-buahan, rempah-rempah dan Sembako yaitu beras, minyak goreng/mentega, telur, gula pasir, juga susu, termasuk mie instan dan air minum kemasan di Toko Sembako Ibu Lora Beru Tarigan Jalan Tigajumpa Desa Sukajulu Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo-Sumatera Utara.

Hasil kegiatan Patroli wilayah binaan, Komsos dan monitoring pengecekan harga maupun ketersediaan bahan pangan terutama unsur Sembako kebutuhan masyarakat ini laporkan Koptu Junaidi kepada Danramil 01/Barusjahe untuk dilanjutkan laporannya ke dalam hal ini Dandim 0205/Tanah Karo dilanjutkan ke Komando Atas guna ditindak lanjuti oleh pihak terkait agar kedepannya tidak terjadi penimbunan muapun menaikan harga sesuka hati, kemudian kegiatan inipun dilaksankaan untuk mencegah atau mengantisifasi terjadinya penimbunan barang tersebut oleh oknum. (Bayu.W GATUBIMA_PENDIM 0205/TK)
