
Tanah Karo. Minggu 13/10/2024. Danramil 02/Tigapanah Kodim 0205/TK Kapten Inf Judika Naibaho beserta anggota bersama Personil Polsek Tigapanah jajaran Polres Tanah Karo, Personel BPBD Kab. Karo, Tim Basarnas Sumut, Pihak Keluarga Korban dan Masyarakat Desa Bunuraya, melaksanakan kegiatan Hari Ke-3 Pencarian orang hanyut di Penggaliam Pasir Laudah Sungai Laubiang Desa Bunuraya Kec. Tigapanah Kab. Karo-Sumut.
Para Perosnel Koramil 02/Tigapanah melaksanakan sesuai perintah dan arahan dari Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti yaitu agar para anggotanya melaksanakan pencarian korban hayut bersinergi dengan pihak Polres Tanah Karo, Pihak BPBD Kab. Karo, Pihak Basarnas Sumut, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa juga dalam kegiatan utamakan faktor keamana serta keselamatan, sebelum dan sesudah kegiatan lakukan berdoa agar Tuhan yang Maha Kuasa.

Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti berpesan kepada Danramil 02/Tigapanah Kodim 0205/TK Kapten Inf Judika Naibaho agar mengimbau masyarakat apabila air sungai melaup ataupun saat hujan deras mereka tidak beraktivitas di sepanjang aliran sungai guna mencegah korban jiwa dan meteriil, kemudian ucapan Belangsungkawa Keluarga Besar Kodim 0205/TK kepada Pihak Keluarga Korban serta agar tabah dan bersabar, kita berdoa agar korban bisa ditemukan dalam waktu yang cepat.
Kegiatan pencarian korban hanyut atas nama Cokki Ginting jenis kelamin laki-laki umur 13 Tahun, berstatus pelajar SMP, pelajar, warga desa Desa Bunuraya Kec. Tigapanah, dilakukan sejak jumat 11/10’2024 oleh para personel yang melakukan pencarian yaitu Danramil 02/Tigapanah Kapten Inf Judika Naibaho berserta anggota, Kapolsek Tigapanah AKP Maurist G. H Sinaga dan Kanit Intelkam beserta anggota, Personel BPBD Kab. Karo.

Juga turut serta dalam pencarian yaitu Perangkat Desa Bunuraya dan Perangkat Desa Singa, pihak Keluarga Korban dan Masyarakat, kemudian sesuai SOP pelaksanaan pencarian apabila korban belum ditemukan maka pelasanaan pencarian korban dihentikan setelah 7 (tujuh) hari operasional, kemudian jika ada permintaan dari pihak keluarga maka pencarian akan dilanjutkan.
Terjadinya musibah hanyutnya Cokki Ginting pada hari jumat tanggal 11 Oktober 2024 sekira pukul 18.30 WIB berlokasi di pemuatan pasir Laudah sungai Laubiang Desa Bunuraya Kec. Tigapanah, menurut ketranag saki-saksi Sdri. Elly herawati Beru Ginting, Umur 53 Tahun, wiraswasta alamat Desa Bunuraya dan Sdr. Frendi Sinuraya, Umur 26 Tahun, wiraswasta, Alamat Jl. Jamin Ginting Desa Rumah Berastagi Kec. Berastagi Kab. Karo.

Para saksi menerangkan bahwa sekira pukul 18.00 WIB korban an. Cokki Ginting bersama dengan Jayaldi Sinuraya datang menemui saksi an. Ely Herawati Beru Ginting dan meminta uang untuk membeli shampo juga mengatakan hendak mandi di Penggalian Pasir Laudah Sungai Laubiang Desa Bunuraya, kemudian oleh Saksi memberikan uang Rp. 2.000 (dua ribu rupiah), selanjutnya sekira pukul 18.30 WIB an. Jayaldi Sinuraya yang merupakan anak kandung saksi datang berlari menemui saksi sambil mengatakan “Tolong Mak!!! Cokki Ginting tenggelam di sungai”.
Kemudian dan kemudian oleh Saksi-saksi tersebut diatas bersama dengan masyarakat setempat melakukan pencarian dengan menyisir sungai di sekitaran Pemuatan Pasir Laudah Sungai Laubiang namun dikarenakan debit air meningkat akibat curah hujan yang tinggi dan hari sudah malam korban an. Cokki Ginting hingga saat ini belum ditemukan, sehingga mereka melaporfkan kejadian kepada Pihak Koramil 02/Tigaapanah dan Pihak Polsek Tigapanah.

Para saksi juga memberikan informasi tambahan bahwa Korban an. Cokki Ginting sebelumnya merupakan warga Panti Asuhan Bunga Bakung Desa Bunuraya Kec. Tigapanah Kab. Karo, dan selama kurang lebih 2 (dua) bulan korban telah meninggalkan Panti Asuhan Bunga Bakung dan tinggal bersama dengan an Ely Herawati Beru Sitepu yang beralamat d jalan menuju penggalian pasir Desa Bunuraya. (Bayu W. GATUBIMA_PEMDIM 0205/TK)
