
Tanah Karo. Sabtu 22/02/2025. Para Babinsa Koramil 01/Barusjahe jajaran Kodim 0205/Tanah Karo Di desa/wilayah binaan rutin melaksanakan Komsos (Komunikasi Sosial) bersilaturahmi dan menyampaikan imbaun kepada warga agar menjaga kemanan dan ketertiban lingkungan, menjaga kebersihan, jaga Simkamling, tidak terlibat dalam peredaran Narkoba, hindari judi online dan judi offline menjaga kerukunan hidup antar warga juga waspada bencana alam maupaun jika terjadi bencana segera lapor kepada pihak berwajib.

Pelda Zulkarnain S. Meliala juga bertugas sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa) di Koramil 01/Basurjahe pada hari ini (22/02) melaksanakan kegiatan Komsos di wilayah binaannya juga sambil melaksanakan monitoring pengecekan harga dan stok pupuk bersubsidi maupun non subsidi dalam rangka pendampingan pertanian bertempat di Toko Pertanian milik UD. Tarsil milik Bapak Eben Tarigan di Jalan Tigapanah-Tongkoh Pasar Tigajumpa Desa Sukajulu Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo-Sumatera Utara.

Monitoring yang dilakukan oleh Pelda Zulkarnain S. Meliala yaitu pengecekan harga dan ketersediaan stok pupuk seperti Ana bas, Paten K.N 4 butir, Mutiara, R.Bas, Kali cili, Hidro, Nofatek dan Ponskha serta obat-obatan pertanian bertujuan untuk membantu para petani di wilayah binaan supaya tidak sulit dalam mendapatkan pupuk, obat-obatan maupun bibit unggul tanaman, juga agar Program Ketahanan Pangan Nasional sukses, kegiatan ini dilakukan oleh seluruh Babinsa di masing-masing desa binaan yang jadi tanggung jawabnya yaitu wilayah jajaran Kodim 0205/Tanah Karo.

Pelda Zulkarnain S. Meliala mengatakan “Tujuan kegiatan inipun untuk mengetahui harga dan ketersediaan stok pupuk yang ada di gudang dan toko pupuk di wilayah binaan agar warga tidak terkendala akibat kelangkaan dan mahalnya harga pupuk karena adanya penimbunan serta mempermaikan harga oleh oknum yang tertentu, juga untuk mencegah masuknya pupuk dan obat-obatan pertanian palsu, kemudian hasil pengecekan hari ini bahwa stok pupuk dan obat-obatan pertanian tersedia, harga sesuai ketentuan dari pemerintah, juga tidak ditemukan barang palsu”, pungkasnya bang Zul (Bayu.W GATUBIMA_PENDIM 0205/TK).
