
Tanah Karo. Jumat 23/05/2025. Guna menyukseskan program Katahanan Pangan Nasional dan membantu para petani dalam bercocok tanaman di wilayah binaan, sehingga Danramil 01/Barusjahe jajaran Kodim 0205/Tanah Karo Kapten Inf Jonsosn E. Sembiring perintahkan para Babinsanya (Bintara Pembina Desa) termasuk Serda Yayat Sudrajat turun ke wilayah binaan melaksanakan kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial).
Serda Yayat Sudrajat juga sebagai Babinsa Koramil 01/Barusjahe melaksanakan monitoring pengecekan harga dan stok pupuk pada hari ini (23/05) Sambil Komsos (Komunikasi social) bersilaturahmi dengan Bapak Eben Tarigan pemilik Toko Pertanian UD. Tarsil maupun karyawan di Jalan Tigapanah-Tongkoh Dusun Tiga Jumpa Desa Sukajulu Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Monitoring pengecekan yang dilakukan Serda Yayat Sudrajat adalah harga dan ketersediaan pupuk bedrsubsidi, pupuk non subsidi, obat-obatan pertanian seperti vitamin tanaman hingga obat anti hama pestisida jenis Insektisida, Nematisida, Akarisida, Fungisida, Bakterisida,Termisida, Herbisida dan Moluskisida maupun bibit/benih unggul tanaman seperi benih jagung juga benih padi.
Situasi harga pupuk yang tersedia di Toko Pertanian UD. Tarsil saat ini seperti jenis pupuk bersubsidi Urea Rp. 2.700/Kg dan NPK Phonska Rp. 2.700/Kg, kemudian jenis pupuk non subsidi Ammophos Rp. 14.600/Kg, NPK Mutiara Rp. 18.000/Kg, KCL Rp. 19.000/Kg, Yara Mila. Rp. 20.000/Kg, Paten kali butir. Rp. 15.600/Kg, KNO3. Rp. 27.200/Kg, Yara Liva. Rp. 16.800/Kg dan Za. Rp. 6.600/Kg, stok tersedia bisa memenuhi kebutuhan petani hingga akhir bulan Mei 2025.

Kegiatan pendampingan pertain monitoring pengecekan harga dan ketersedian pupuk maupun obat-obatan pertanian termasuk benih/bibit unggul tanaman yang dilakukan oleh para Prajurit Satuan Teritorial TNI AD khusunya para Babinsa mempunyai andil yang besar untuk membantu petani maupaun pedagang untuk memenuhi kebutuhan barang-barang tersebut.
Kemudian kegiatan monitoring harga dan ketersedian pupuk maupun obat-obatan pertanian bisa mencegah adanya aktivitas oknum-oknum yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi tersebut. Karena dengan adanya pupuk yang sudah tersedia dengan cukup maka masa tanam tidak akan mengalami kesulitan.

Pihak Kormail 01/Barusjahe berharap kegiatan pengecekan pupuk dan obat-obatan pertanian yangt dilakukan adalah untuk memastikan ketersediaan barang serta menjaga agar pupuk bersubsidi tersalurkan tepat sasaran juga tepat waktu bagi petani, pengecekan barang-barang tersebut dapat membantu mengatasi kelangkaan pupuk dan memastikan petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk. (Bayu.W GATUBIMA_PENDIM 0205/TK WEB)
