
Barusjahe Karo. Sabtu 9 Agustus 2025. Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0205/Tanah Karo terus menunjukkan progres yang signifikan. Hingga akhir pekan ini (09/08/2025), pembangunan sasaran fisik berupa parit gendong sepanjang 75 meter telah mencapai 50 persen dari total target pengerjaan. Pekerjaan penbangunan pari gendong ini dikerjakan oleh Personel Satgas TMMD Ke-12 dan masyarakat desa barusjahe.

Pekerjaan pembangunan parit gendong tersebut dilakukan di wilayah Desa Barusjehe, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur desa yang lebih baik, khususnya untuk mendukung sistem drainase dan mengurangi potensi banjir saat musim hujan. Juga seluruh pekerjaan pembangunan sasaran fisik TMMD Ke-125 TA. 2025 Kodim 0205/Tanah Karo juga sebagai langkah mitigasi bencana alam tanah longsor di desa barusjahe pemabnguan.

Letda Inf Sahnan Tambunan Pasiops Kodim 0205/TK selaku Danki Satgas TMMD ke-125, menyampaikan bahwa “Pencapaian ini berkat kerja keras personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Progres pekerjaan parit gendong sudah mencapai 50 persen. Kami optimis sasaran fisik ini bisa rampung tepat waktu, bahkan lebih cepat jika cuaca mendukung dan tidak ada hambatan berarti di lapangan. Selain sasaran fisik, kegiatan TMMD juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kesehatan dan posyandu, kamtibmas dan hokum, serta pertanian yang turut melibatkan instansi terkait”, katanya Pak Danki Satgas.

Sasaran fisik parit gendong TMMD ke-125 Kodim 0205/TK Progres telah mencapai 50 persen. Pembangunan parit gendong sepanjang 75 meter ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat khususnya warga Desa Barusjahe. Program TMMD ke-125 menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah pelosok. (Bayu W. Gatubima_Pendim 0205/TK)
